Halo Sumsel – Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan, Dandim Tasikmalaya, Letnan Kolonel CZI Imvan Ibrahim, menanggapi viralnya video yang menunjukkan dugaan intimidasi oleh aparat TNI terhadap petani di Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Dalam video tersebut, terlihat ratusan anggota TNI yang diduga melakukan tindakan yang dianggap sebagai penggusuran lahan milik warga. Namun, Dandim Tasikmalaya bantah TNI intimidasi petani hingga gusur lahan warga: faktanya tak seperti itu.
Imvan Ibrahim menjelaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan. Ia menekankan bahwa kegiatan yang terekam dalam video viral tersebut adalah proses pembersihan lahan milik negara yang akan digunakan untuk pembangunan Batalyon Infantri Teritorial Pembangunan (TP) TNI. Menurutnya, tindakan tersebut tidak ada kaitannya dengan penggusuran atau perusakan tanaman milik warga.
“Saya klarifikasi video viral yang menyebutkan adanya darurat agraria di Desa Karangjaya. Sesungguhnya potongan video tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” ungkap Imvan dalam video klarifikasi yang disampaikan kepada media. Penjelasan ini diharapkan bisa menghilangkan kesalahpahaman yang telah menyebar di masyarakat.
Dandim Tasikmalaya juga menambahkan bahwa kegiatan pembersihan lahan tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan fasilitas militer yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Ia berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang tidak akurat dan tetap mendukung program pembangunan yang dilakukan oleh TNI.
Kegiatan ini mengundang perhatian luas, terutama di tengah isu agraria yang tengah hangat diperbincangkan di masyarakat. Narasi mengenai “darurat agraria” dalam konteks ini tampaknya telah menimbulkan kepanikan dan kekhawatiran di kalangan petani setempat.
Imvan mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks yang beredar di media sosial. Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu siap berkomunikasi dan menjelaskan setiap kegiatan yang dilakukan kepada masyarakat.
Klarifikasi ini penting agar masyarakat dapat memahami bahwa Dandim Tasikmalaya bantah TNI intimidasi petani hingga gusur lahan warga: faktanya tak seperti itu. Pembangunan yang dilakukan oleh TNI diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kepentingan militer, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dengan adanya penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami situasi yang sebenarnya dan tidak terjebak dalam narasi yang salah. TNI berkomitmen untuk menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
