Halo Sumsel – Dalam situasi yang cukup mengguncang, polisi berhasil menangkap seorang copet yang beraksi saat perayaan ulang tahun ke-65 Presiden Joko Widodo di Solo. Kejadian ini terjadi bersamaan dengan pelaporan Wali Kota Solo, Respati Ardi, ke Kejaksaan Negeri Solo atas dugaan penyalahgunaan wewenang terkait pemasangan baliho ucapan selamat ulang tahun untuk mantan presiden tersebut.
Wali Kota Solo, Respati Ardi, dilaporkan ke Kejari oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Mega Bintang pada Jumat, 3 Juli 2026, karena diduga menggunakan dana publik untuk pemasangan baliho yang seharusnya dibiayai secara pribadi. Meskipun komunikasi dari pemkot menyatakan bahwa dana yang digunakan adalah milik pribadi, baliho tersebut jelas mencantumkan nama Pemerintah Kota Surakarta, menciptakan keraguan publik mengenai penggunaan anggaran.
Dalam pengakuannya, Respati Ardi menganggap pelaporan ini sebagai bagian dari risiko pekerjaan yang harus dihadapi sebagai kepala daerah. Ia menyatakan, “La haula wala quwwata illa billah. Ya saya enggak ya, gugatan-gugatan, permasalahan hukum itu pasti. Ini risiko dalam pekerjaan.” Dengan sikap tenang, ia menyerahkan proses hukum kepada pihak kejaksaan untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, kabar mengenai aksi copet di Solo menjadi perhatian tersendiri. Seorang pelaku berhasil ditangkap setelah beraksi di tengah kerumunan perayaan, di mana banyak warga negara asing (WNA) yang hadir pada acara tersebut. Polisi segera merespons dengan mengerahkan tim buser untuk menangkap pelaku setelah video aksi pencopetan tersebut viral di media sosial.
Kepala Polsek Setiabudi, AKBP Riyanto, menyatakan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan dan mencari pelaku berdasarkan ciri-ciri yang terlihat dalam video. Meskipun korban belum melapor, pihak kepolisian telah meningkatkan patroli di sekitar lokasi untuk mencegah kejadian serupa.
Kedua peristiwa ini, penangkapan copet dan pelaporan Wali Kota Solo, menunjukkan dinamika sosial yang kompleks di kota tersebut. Sementara Respati Ardi berusaha menangani isu hukum yang dihadapinya, masyarakat juga diingatkan untuk lebih waspada terhadap aksi kejahatan yang dapat terjadi di tengah keramaian.
Dalam kesimpulannya, perayaan ulang tahun Jokowi di Solo tidak hanya menjadi ajang merayakan, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi pemerintah kota dan kepolisian. Penangkapan copet yang beraksi saat perayaan ultah Jokowi di Solo [titlebase] menjadi contoh nyata bahwa keamanan publik tetap harus menjadi prioritas utama.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
