Halo Sumsel – Markus, Bupati Bangka Barat, melantik 34 aparatur sipil negara (ASN) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Markus menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol kehormatan semata, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, organisasi, dan Tuhan Yang Maha Esa.

5 pejabat administrator yang dilantik antara lain Ema Ratna Gustina sebagai Sekretaris Kecamatan Jebus, Isfani sebagai Sekretaris Kecamatan Mentok, Dessy Susanty sebagai Kepala Bidang Pengembangan dan Diklat BKPSDMD, Rini Indra Sari sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Desa pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Karmono sebagai Kepala UPT Pengelolaan Pasar pada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan.

Baca juga:

23 pejabat pengawas yang dilantik mengisi berbagai posisi strategis pada tingkat kecamatan, kelurahan, perangkat daerah hingga unit pelayanan teknis. Mereka diharapkan menjadi motor penggerak birokrasi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat sehari-hari.

Markus menekankan bahwa jabatan boleh berubah, tetapi pengabdian tidak boleh berhenti. Yang dibutuhkan masyarakat bukan sekadar pejabat yang menduduki kursi, melainkan aparatur yang mampu menghadirkan solusi.

Penataan birokrasi tidak hanya dimaknai sebagai pergantian nama dalam struktur organisasi. Lebih dari itu, pelantikan menjadi instrumen untuk memastikan roda pemerintahan berjalan lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Baca juga:

Kualitas pelayanan publik sering kali ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang berada di baliknya. Karena itu, setiap pengangkatan pejabat membawa harapan baru sekaligus tanggung jawab yang lebih besar.

Markus juga menekankan bahwa jabatan bukanlah sekadar kursi, melainkan amanah untuk melayani masyarakat. Ia menyerukan kepada aparatur negara untuk selalu menjaga integritas, profesionalisme, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Pelantikan ini merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan membangun pemerintahan yang lebih baik. Markus berharap agar aparatur negara dapat menjadi motor penggerak pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Baca juga:

Sebanyak 34 pejabat pemkab Bangka Barat baru akan menjalankan tugas dan fungsinya dengan lebih baik. Mereka akan menjadi motor penggerak pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.