Halo Sumsel – Pati, Jawa Tengah – Kasus tragis terjadi di Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, di mana seorang anak bernama MI (27) resmi ditetapkan sebagai tersangka setelah membakar rumah milik ayah kandungnya. Peristiwa ini berlangsung pada Sabtu malam, 13 Juni 2026, dan dilatarbelakangi oleh emosi tak terkontrol akibat tidak dipenuhi permintaan uang sebesar Rp5,5 juta.

“Tersangka meminta uang sebesar Rp5.500.000, dan ketika ayahnya tidak memberi, ia tersulut emosi dan membakar bagian dapur rumah,” ungkap AKP Sahlan. MI menggunakan korek api untuk menyalakan api, yang dengan cepat menjalar ke dinding anyaman bambu dan material mudah terbakar lainnya di sekitar lokasi, menyebabkan kerusakan parah.

Baca juga:

Akibat dari insiden ini, M mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta. Polisi tidak membutuhkan waktu lama untuk menangkap MI, yang berhasil diamankan di rumahnya pada malam yang sama setelah penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami telah mengumpulkan bukti yang cukup untuk menetapkan MI sebagai tersangka dan melakukan penahanan untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah AKP Sahlan. Sebelum dimasukkan ke dalam sel tahanan, MI menjalani pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan dalam keadaan sehat.

Pihak Polresta Pati menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Penyidik saat ini masih melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh fakta hukum yang ada.

Baca juga:

AKP Sahlan juga mengingatkan kepada masyarakat untuk mengedepankan komunikasi yang baik dalam menyelesaikan konflik keluarga. “Tindakan yang didasari emosi sesaat bisa berujung pada konsekuensi hukum yang sangat serius,” tegasnya. Ia mengimbau agar masyarakat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat jika mengetahui adanya gangguan keamanan atau memerlukan bantuan.

Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi banyak orang bahwa emosi tak terkontrol dapat membawa dampak yang sangat merugikan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Kejadian ini mengundang perhatian publik mengenai pentingnya komunikasi dalam keluarga dan pengelolaan emosi yang baik.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.

Baca juga: