Halo Sumsel – Piala Dunia 2026 telah berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final. Turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko itu juga menghadirkan rekor baru dengan total 308 gol sepanjang kompetisi.

Rata-rata 2,96 gol per pertandingan dari 104 laga menjadi yang tertinggi sejak edisi 1970 dan menempatkan turnamen kali ini sebagai salah satu yang paling produktif dalam sejarah.

Baca juga:

Bola mati, tembakan jarak jauh, hingga umpan silang menjadi jalur utama yang paling sering menghasilkan gol. Sebanyak 308 gol lahir dalam 104 pertandingan sepanjang turnamen.

Rata-rata 2,96 gol per laga melampaui edisi Qatar 2022 (2,69), Rusia 2018 (2,64), dan Brasil 2014 (2,67). Meski demikian, rekor sepanjang sejarah masih menjadi milik Piala Dunia 1954 di Swiss dengan rata-rata 5,38 gol per pertandingan.

Kylian Mbappe menutup turnamen sebagai pencetak gol terbanyak lewat koleksi 10 gol. Lionel Messi mengikuti dengan delapan gol, sedangkan Jude Bellingham dan Erling Haaland sama-sama mengemas tujuh gol.

Mbappe juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang menjadi top skor dalam dua edisi Piala Dunia. Penyerang Prancis itu bahkan menutup turnamen dengan koleksi 22 gol sepanjang karier di Piala Dunia, melewati rekor sebelumnya yang dimiliki Miroslav Klose.

Situasi bola mati kembali menghasilkan banyak peluang berbahaya sepanjang kompetisi. Sebanyak 54 gol berasal dari skema tersebut, termasuk 16 gol melalui titik penalti.

Dari jumlah itu, 38 gol tercipta melalui sepak pojok, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam jarak jauh. Kontribusinya mencapai 17,5 persen dari seluruh gol di turnamen.

Piala Dunia 2026 telah menunjukkan perubahan pola permainan yang signifikan. Bola mati, tembakan jarak jauh, dan umpan silang menjadi jalur utama yang paling sering menghasilkan gol.

Baca juga:

Rekor 308 gol dalam 104 pertandingan adalah yang tertinggi sejak edisi 1970. Ini menempatkan turnamen kali ini sebagai salah satu yang paling produktif dalam sejarah.

Kylian Mbappe telah mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang menjadi top skor dalam dua edisi Piala Dunia.

Piala Dunia 2026 telah menunjukkan kekuatan Spanyol yang dominan dalam turnamen.

Argentina berusaha keras untuk mengalahkan Spanyol, tetapi akhirnya kalah 1-0.

Spanyol berhasil memenangkan Piala Dunia 2026 dengan skor yang sempit.

Spanyol menunjukkan kekuatan tim yang solid dan strategis dalam turnamen.

Argentina menunjukkan kekuatan tim yang tangguh dan berani dalam turnamen.

Baca juga:

Piala Dunia 2026 telah menunjukkan perubahan pola permainan yang signifikan.

Bola mati, tembakan jarak jauh, dan umpan silang menjadi jalur utama yang paling sering menghasilkan gol.

Rekor 308 gol dalam 104 pertandingan adalah yang tertinggi sejak edisi 1970.

Ini menempatkan turnamen kali ini sebagai salah satu yang paling produktif dalam sejarah.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.