Halo Sumsel – Inggris susah payah lolos ke 16 besar, Harry Kane: Lawan Kongo salah satu laga paling berat. Dalam pertandingan fase grup Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Atlanta pada 2 Juli 2026, timnas Inggris berhasil mengalahkan Republik Demokratik Kongo dengan skor 2-1. Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Inggris ke babak 16 besar, tetapi juga menegaskan posisi Harry Kane sebagai sosok krusial dalam skuad The Three Lions.
Sejak awal pertandingan, Inggris menunjukkan determinasi yang tinggi. Namun, mereka sempat tertinggal lebih dahulu setelah Brian Cipenga dari Kongo berhasil mencetak gol pada menit ketujuh. Ketinggalan 0-1 membuat Inggris semakin agresif dalam menyerang. Peluang demi peluang diciptakan, namun gagal membuahkan hasil hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Harry Kane tampil sebagai penyelamat. Pada menit ke-75, ia menyamakan kedudukan dengan sundulan tajam. Tak puas dengan hasil imbang, Kane kembali mencetak gol pada menit ke-86, memastikan kemenangan Inggris dan meloloskan mereka ke babak berikutnya. Dengan dua gol tersebut, Kane juga memperpanjang rekor gol internasionalnya menjadi 84 gol.
Harry Kane mengakui bahwa laga melawan Kongo adalah salah satu yang paling berat. Dalam wawancara pasca-pertandingan, ia menyatakan, “Ini adalah pertandingan yang sulit. Kami harus berjuang keras untuk mendapatkan hasil ini, namun saya bangga bisa membantu tim.” Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, juga memuji mentalitas dan kepemimpinan Kane, yang dianggap sebanding dengan pemain-pemain hebat seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Dengan keberhasilan ini, Inggris kini bersiap menghadapi Meksiko di babak 16 besar, yang dijadwalkan berlangsung di Estadio Azteca, Meksiko City. Harry Kane mengungkapkan harapannya agar para suporter tetap mendukung meski pertandingan akan berlangsung dini hari. “Dukungan dari fans sangat berarti bagi kami. Kami berharap mereka siap begadang untuk menyaksikan kami berjuang kembali,” ujarnya.
Namun, Kane juga menyampaikan kekhawatirannya terkait kondisi geografis Estadio Azteca yang berada di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut. Ia mengingatkan bahwa adaptasi yang cepat sangat penting bagi timnya agar dapat tampil maksimal. “Kami harus segera beradaptasi dengan kondisi ini, yang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi kami,” tambah Kane.
Dengan performa yang luar biasa, Harry Kane membuktikan bahwa ia adalah pemain yang dibutuhkan Inggris di momen-momen genting. Kemenangan melawan Kongo ini menjadi langkah awal yang penting bagi Inggris untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di Piala Dunia 2026. Kini, semua mata tertuju pada laga selanjutnya melawan Meksiko, di mana Kane dan rekan-rekannya diharapkan dapat melanjutkan momentum positif mereka.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
