Halo Sumsel – Real Madrid baru saja mengumumkan bahwa bek muda, Dean Huijsen, akan mengenakan nomor punggung 4 yang legendaris, sebelumnya dikenakan oleh David Alaba. Nomor ini memiliki makna mendalam, terkait dengan dua ikon klub, Sergio Ramos dan Fernando Hierro. Huijsen, yang didatangkan dari Bournemouth, merasa terhormat dapat melanjutkan warisan yang ditinggalkan oleh para pemain hebat ini.
Setelah bergabung dengan Los Blancos pada musim panas 2025, Huijsen sebelumnya memilih nomor 24. Namun, dengan hengkangnya Alaba, nomor 4 kini menjadi miliknya. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Huijsen menyatakan rasa syukurnya dan mengungkapkan bahwa mengenakan nomor ini adalah impiannya sejak kecil, terinspirasi oleh Sergio Ramos, yang merupakan salah satu idolanya. “Saya masih ingat ketika kecil, saya mengenakan sepatu SR4 milik Ramos karena ingin menjadi seperti dia,” ujarnya.
Sergio Ramos, yang merupakan salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola, telah meninggalkan jejak yang mendalam di Real Madrid selama 16 tahun karirnya di klub. Selama periode tersebut, Ramos berhasil meraih 22 trofi, termasuk empat Liga Champions dan lima gelar La Liga. Kehadirannya di lini belakang Los Blancos tidak hanya menjadi tembok pertahanan, tetapi juga seorang pemimpin yang menginspirasi rekan-rekannya.
Huijsen, yang kini berusia 22 tahun, diharapkan dapat meneladani semangat dan determinasi yang ditunjukkan oleh Ramos. Pelatih Jose Mourinho, yang kembali menangani Real Madrid, juga mengungkapkan harapannya agar Huijsen dapat berkembang menjadi pemain penting di tim. Mourinho mengingat bahwa selama masa kepemimpinannya sebelumnya di Madrid, ia memiliki banyak bintang, termasuk Ramos, yang tidak memerlukan banyak pengarahan dalam hal kemampuan bermain.
Dengan mengenakan nomor punggung 4, Huijsen bukan hanya membawa tanggung jawab besar, tetapi juga harapan untuk meneruskan tradisi sukses yang telah dibangun oleh Ramos dan Hierro. Ini adalah sebuah pengakuan atas potensi yang dimilikinya serta komitmen klub untuk mengembangkan talenta muda.
Dengan musim 2026-2027 yang semakin dekat, seluruh mata akan tertuju pada Huijsen dan bagaimana ia akan beradaptasi dengan tekanan yang datang dengan mengenakan nomor punggung yang penuh prestise ini. Harapan besar diletakkan pada pundaknya untuk membawa Real Madrid kembali meraih kejayaan, mengikuti jejak para legenda seperti Sergio Ramos.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
