Halo Sumsel – Sudah promosi dan konferensi pers, tetapi film dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait tidak jadi tayang. Apa yang terjadi?

Film dokumenter ini diperkirakan akan menceritakan perjalanan Timnas Indonesia yang sukses meraih Juara Dunia U-20 pada tahun 2018. Namun, setelah promosi dan konferensi pers, film ini tidak jadi tayang.

Baca juga:

Seperti yang dilansir dari IDN Times, Ashanty, Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani berangkat ke Korea Selatan untuk mengikuti reality show Korea X The League. Mereka menjadi perwakilan Indonesia di acara ini dan harus bersaing dengan tim-tim dari negara lain, termasuk tuan rumah Korea Selatan.

X The League sendiri merupakan reality show pertama di dunia yang menyatukan 8 tim dari 9 negara, untuk memperebutkan hadiah uang tunai senilai 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp9 miliar. Para kontestan akan memanfaatkan follower hingga strategi pemasaran untuk menarik lonsumen dan mendorong penjualan barang melalui media sosial.

Tim Indonesia akan dipimpin oleh Ashanty dengan Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani sebagai anggotanya. Dengan Ashanty menjadi kapten, tim Indonesia dipastikan memiliki kesempatan besar untuk memenangkan uang tunai bernilai fantastis di X The League.

Apalagi, istri Anang Hermansyah tersebut juga dikenal sebagai penyanyi dengan basis penggemar yang besar di Tanah Air.

Namun, meskipun telah promosi dan konferensi pers, film dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait tidak jadi tayang. Apa yang terjadi?

Pada Februari 2026 lalu, Ashanty, Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani bertolak ke Korea Selatan untuk mengikuti reality show Korea X The League. Keempatnya menjadi perwakilan Indonesia di acara tersebut, lho. Ashanty, Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani akan bersaing dengan tim-tim dari negara lain, termasuk tuan rumah Korea Selatan.

Lantas, apa itu X The League, reality show yang diikuti oleh Ashanty dan kawan-kawan? X The League sendiri merupakan reality show pertama di dunia yang menyatukan 8 tim dari 9 negara, untuk memperebutkan hadiah uang tunai senilai 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp9 miliar, lho. Para kontestan akan memanfaatkan follower hingga strategi pemasaran untuk menarik lonsumen dan mendorong penjualan barang melalui media sosial.

Nantinya, para kontestan X The League yang mengumpulkan viewers dan GMV atau Gross Merchandise Value terbanyak yang akan keluar sebagai pemenangnya. Tim tuan rumah, Korea Selatan, akan dipimpin oleh aktris Ki Eun Se. Sementara itu, para influencer global yang terkenal melalui dating show Netflix, Too Hot to Handle (2020-2024) dan Badly in Love (2025), juga akan bersaing di X The League. Kiichan dari Badly in Love, mewakili Jepang, dan Francesca Farago, yang tampil di musim pertama Too Hot to Handle berkompetisi untuk tim Amerika Serikat.

Tentunya, X The League akan semakin menarik dengan kehadiran Tiffany Young dan BamBam, lho. Dalam konferensi pers yang digelar oleh ENA baru-baru ini, kedua idol KPop tersebut telah menampilkan chemistry yang apik sebagai MC reality show ini. Meski diikuti oleh para influencer global, Tiffany Young dan BamBam memastikan setiap tim akan menunjukkan daya tarik tersendiri. Karena itu, ‘pemenang’ tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan popularitas setelah tampil di dating show Netflix. ‘Setiap negara memiliki daya tarik dan gaya khas mereka sendiri, sehingga setiap tim memberikan dampak yang berbeda. Itulah yang membuat menonton berbagai negara berkompetisi menjadi menyenangkan, dan ada banyak hal yang bisa dipelajari dari mereka,’ ungkap BamBam dilansir Korea JooAng Daily.

X The League diikuti oleh para kontestan dari Korea Selatan, Amerika Serikat, Jepang, China, Thailand, Indonesia, Vietnam, Singapura, dan Malaysia. Tim Indonesia akan dipimpin oleh Ashanty dengan Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani sebagai anggotanya. Dengan Ashanty menjadi kapten, tim Indonesia dipastikan memiliki kesempatan besar untuk memenangkan uang tunai bernilai fantastis di X The League.

Baca juga:

Apalagi, istri Anang Hermansyah tersebut juga dikenal sebagai penyanyi dengan basis penggemar yang besar di Tanah Air.

Namun, meskipun telah promosi dan konferensi pers, film dokumenter Timnas Indonesia The Longest Wait tidak jadi tayang. Apa yang terjadi?

Pada Februari 2026 lalu, Ashanty, Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani bertolak ke Korea Selatan untuk mengikuti reality show Korea X The League. Keempatnya menjadi perwakilan Indonesia di acara tersebut, lho. Ashanty, Aurel Hermansyah, Louisse Scarlett, dan Ibnu Wardani akan bersaing dengan tim-tim dari negara lain, termasuk tuan rumah Korea Selatan.

Lantas, apa itu X The League, reality show yang diikuti oleh Ashanty dan kawan-kawan? X The League sendiri merupakan reality show pertama di dunia yang menyatukan 8 tim dari 9 negara, untuk memperebutkan hadiah uang tunai senilai 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp9 miliar, lho. Para kontestan akan memanfaatkan follower hingga strategi pemasaran untuk menarik lonsumen dan mendorong penjualan barang melalui media sosial.

Nantinya, para kontestan X The League yang mengumpulkan viewers dan GMV atau Gross Merchandise Value terbanyak yang akan keluar sebagai pemenangnya. Tim tuan rumah, Korea Selatan, akan dipimpin oleh aktris Ki Eun Se. Sementara itu, para influencer global yang terkenal melalui dating show Netflix, Too Hot to Handle (2020-2024) dan Badly in Love (2025), juga akan bersaing di X The League. Kiichan dari Badly in Love, mewakili Jepang, dan Francesca Farago, yang tampil di musim pertama Too Hot to Handle berkompetisi untuk tim Amerika Serikat.

Tentunya, X The League akan semakin menarik dengan kehadiran Tiffany Young dan BamBam, lho. Dalam konferensi pers yang digelar oleh ENA baru-baru ini, kedua idol KPop tersebut telah menampilkan chemistry yang apik sebagai MC reality show ini. Meski diikuti oleh para influencer global, Tiffany Young dan BamBam memastikan setiap tim akan menunjukkan daya tarik tersendiri. Karena itu, ‘pemenang’ tidak bisa hanya ditentukan berdasarkan popularitas setelah tampil di dating show Netflix. ‘Setiap negara memiliki daya tarik dan gaya khas mereka sendiri, sehingga setiap tim memberikan dampak yang berbeda. Itulah yang membuat menonton berbagai negara berkompetisi menjadi menyenangkan, dan ada banyak hal yang bisa dipelajari dari mereka,’ ungkap BamBam dilansir Korea JooAng Daily.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.