Halo Sumsel – Penggemar cerita misteri dari penulis novel ternama Keigo Higashino, sedang berduka. Penulis berusia 68 tahun itu dikabarkan meninggal dunia pada 23 Juli 2026 karena kanker usus besar. Emi Aramaki, seorang penggemar setia karya Keigo Higashino, mengungkapkan kesedihannya atas kehilangan penulis favoritnya. Ia mengingat kembali bagaimana karya-karya Higashino, seperti The Devotion of Suspect X, telah membawanya ke dalam dunia misteri yang mendalam dan penuh intrik.
Ketika terjemahan buku tersebut dirilis di Barat pada tahun 2011, buku itu menempatkan genre thriller kriminal Jepang di peta dunia, dengan para kritikus memujinya sebagai Stieg Larsson berikutnya. Emi Aramaki sendiri sangat mengagumi karya Higashino, terutama The Devotion of Suspect X, yang menampilkan tokoh ikonik ciptaan Higashino, Detektif Galileo, yang sebenarnya adalah seorang profesor fisika bernama Manabu Yukawa.
Novel ini diadaptasi menjadi film Jepang yang sukses besar pada tahun 2008, film Korea Selatan, dan film Bollywood yang sukses pada tahun 2023, Jaane Jaan. Emi Aramaki mengakui bahwa karya-karya Higashino telah membantunya memahami kompleksitas manusia dan mendorongnya untuk lebih menghargai detail dalam setiap cerita. Dengan kepergian Keigo Higashino, Emi Aramaki dan penggemar lainnya hanya bisa mengenang kembali karya-karyanya yang luar biasa dan terus mengeksplorasi dunia misteri yang telah dia ciptakan.
Dalam mengenang Keigo Higashino, Emi Aramaki juga menyoroti betapa pentingnya warisan yang ditinggalkan oleh penulis ini. Karya-karyanya tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memicu pemikiran mendalam tentang kehidupan dan manusia. Emi Aramaki berharap bahwa karya-karya Higashino akan terus dinikmati dan dihargai oleh generasi mendatang, sehingga warisan misteri Jepang ini dapat terus hidup dan berkembang.
Di akhir, Emi Aramaki dan penggemar lainnya hanya bisa berharap bahwa karya-karya Keigo Higashino akan terus menjadi sumber inspirasi bagi penulis dan pembaca di seluruh dunia. Dengan demikian, Emi Aramaki yakin bahwa Keigo Higashino akan terus hidup melalui karya-karyanya yang abadi dan tak terlupakan.
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.
